Aroma Parfume Yang Harus Kalian Tahu

Hi Readers,

Minggu lalu aku sudah bahas Rekomendasi 5 Parfume dengan harga 50ribu  dan aku bilang mau bahas aroma-aroma parfume yang umum disebut dalam notes parfume tapi jarang diketahui wujudnya.

Notes ada tiga.
Tope notes artinya aroma-aroma yang pertama kali tercium saat kita menyemprotkan parfume, kemudian Middle Notes adalah aroma ketika parfume mulai mengering, dan terakhir Base Notes adalah aroma yang paling dominan biasanya tercium setelah parfume benar-benar kering dan paling bertahan berjam-jam.

Selain mengenali arti notes. Kalian juga harus tahu kalau ada beberapa tipe wewangian dalam parfume. 

Fruity : dominan aroma yang segar tapi manis berasal dari aroma buah-buahan.
Seperti bergamot, citrus, apple, pear, strawberry.

Floral : aromanya cenderung segar menenangkan yang berasal dari aroma bunga-bunga.
Seperti : Lily of the Valey, Freesia, Tuberose, Rose, Jasmine.

Oriental : wangi yang memberi kesan hangat dan manis berasal dari aroma Amber, Tonka Bean, Vanilla.

Spicy/Woody : aromanya dominan seperti rempah-rempah, kayu-kayuan.
Seperti : cengkeh, patchouli, tembakau, sereh

Dari semua yang aku share ini, aku akan jelaskan Musk dan Ammber dulu ya. 

Musk

Musk adalah jenis wewangian yang paling sering disebut dalam campuran aroma parfume. Penggunaan Musk sebagai wewangian sudah dari zaman kuno. 

Aroma ini sering menjadi sebagai base notes karena ciri khas aromanya unik dan memberi kesan hangat. Agak sulit mendeskripsikan aromanya sih, tapi aroma Musk itu seperti aroma tanah, powdery, tapi kadang mirip kayu kering. Kita pasti akan berpikir kalau asalnya memang dari kayu, padahal berasal dari kelenjar perut rusa jantan tanpa tanduk. 

Agak kaget ngga sih???
Tapi fakta memang itu.  Harga bahan baku Musk ini cukup mahal sih, katanya harga per satu kilogramnya mencapai $45.000.

Nah penggunaan rusa musk sudah dilarang sejak tahun 1979 nih, karena satwa ini langka dan dilindungi. Saat ini alternatif aroma musk berasal dari beberapa tumbuhan. Seperti Garden Angelica, Musk Flower, Abelmosk atau Ambrette Seeds. 


 Amber

Nah, ini bisa dibilang sahabatnya Musk. Yups Amber!

Amber sering sekali berdampingan dengan aroma Musk dan Vanilla. Amber memiliki aroma khas yang dapat mengikat aroma-aroma lain dan membuatnya lebih tahan lama.

Mungkin kalian sama seperti aku yang awalnya mengira aroma Amber ini berasal dari batu karena memang ada jenis batu amber kan?
Eh ternyata, aroma Amber ini berasal dari Ambergris (Amber dari kata Amber dan Gris dari kata Gray). Ambergris kalau di googling hasilnya ini.


Ini apa? ya Ambergris. 
Eh kok bolak-balik hahhaa...jadi Ambergris berasal dari muntahan Paus Sperma. 

Nah nambah mengagetkan ya. Kalau tadi Musk dari kelenjar perut rusa janntan, sekarang si Amber ternyata dari Ambergris alias muntahan paus. 

Harganya juga selangit lho.
Selain mendapatkannya susah dan memang alami banget nunggu si Paus Sperma memuntahkan isi pencernaannya. Saat awal dimuntahkan, Ambergris ini berwarna putih dengan permukaan licin lalu karena ada proses pengikatan oksigen atau oksidasi warnanya menggelap hingga menjadi menyerupai warna batu Amber (Coklat-orange). 

Seperti halnya Musk, kini sudah ada bahan sintetisnya. Selain dari segi harga yang lebih terjangkau juga karena Ambbergris dari Paus Sperma ini sudah dilarang, kalaupun ada penemuannya perusahaan besar dan resmi juga ngga berani beli, kabarnya begitu.


Jadi sekarang kalian sudah ada bayangan aroma-aroma parfume dengan Musk dan Amber ya. Kalau bingung, bisa coba Parfume Under 50k deh seperti yang sudah aku review sebelumnya di sini.


Boleh juga follow aku di

Instagram | YouTube 



See you soon :)


Comments

Jangan lupa subcribe